// 02 — Gerak Lurus Berubah Beraturan

GLBB: Ketika Kecepatan
Berubah Secara Teratur

Kebanyakan gerak di dunia nyata melibatkan perubahan kecepatan. Saat mobil berakselerasi dari lampu merah, saat pesawat menambah kecepatan di landasan — semua ini adalah GLBB.

🔭 FENOMENA NYATA

Mengapa Pesawat Membutuhkan Landasan yang Sangat Panjang?

Pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa bandara memiliki landasan pacu yang bisa sepanjang 3–4 kilometer? Pesawat Boeing 737, misalnya, membutuhkan kecepatan sekitar 250 km/jam sebelum bisa mengudara.

Inilah GLBB dalam skala besar. Dari keadaan diam (v₀ = 0), dengan percepatan sekitar 2–3 m/s², pesawat membutuhkan waktu sekitar 30–40 detik dan jarak 1–2 kilometer untuk mencapai kecepatan tinggal landas.

Contoh sehari-hari lainnya: saat kamu menginjak gas dari lampu merah, mobil berakselerasi secara teratur. Saat mengerem dengan intensitas sama, mobil melambat secara teratur.

🎯 Apa Sebenarnya GLBB?

GLBB adalah gerak dalam lintasan lurus di mana kecepatannya berubah secara teratur setiap satuan waktu. Besaran yang menyatakan perubahan kecepatan per satuan waktu ini disebut percepatan (a), yang nilainya konstan.

GLBB terbagi dua: GLBB dipercepat (kecepatan bertambah, a positif) dan GLBB diperlambat (kecepatan berkurang, a negatif).

💡 ANALOGI SEHARI-HARI

Bayangkan eskalator yang terus bertambah cepat. Setiap detik, kecepatannya naik 2 anak tangga per detik. Pertambahan kecepatannya selalu sama = 2 anak tangga per detik setiap detiknya. Itulah percepatan konstan dalam GLBB!

📊 Ciri-Ciri dan Grafik GLBB

Ciri-ciri GLBB:

  • Lintasan berupa garis lurus
  • Kecepatan berubah secara teratur — bertambah atau berkurang dengan jumlah sama setiap detik
  • Percepatan (a) bernilai konstan, tidak nol
  • Grafik v-t: berupa garis miring lurus — miring naik jika dipercepat, miring turun jika diperlambat
  • Grafik s-t: berupa parabola — melengkung, bukan garis lurus
  • Luas area di bawah grafik v-t = jarak yang ditempuh

📐 Rumus-Rumus GLBB

Kecepatan Akhir
vₜ = v₀ + a·t
Kecepatan setelah waktu t detik
vₜ (m/s) · v₀ (m/s) · a (m/s²) · t (s)
Jarak Tempuh
s = v₀t + ½at²
Jarak total selama waktu t
Bergantung pada v₀ dan a
Kecepatan vs Jarak
vₜ² = v₀² + 2as
Tanpa perlu tahu waktu
Berguna saat t tidak diketahui
Percepatan
a = (vₜ - v₀) / t
Perubahan kecepatan per satuan waktu
a (m/s²) · Δv (m/s) · t (s)
Jarak per Selang Waktu
sₙ = v₀ + a(2n-1)/2
Jarak pada detik ke-n
n = nomor detik ke-
Kecepatan Rata-rata
v̄ = (v₀ + vₜ) / 2
Rata-rata kecepatan awal dan akhir
Hanya berlaku untuk GLBB

🧮 Contoh Soal & Pembahasan

Contoh 1: Motor Berakselerasi

  • Motor bergerak dari diam dengan percepatan 3 m/s². Berapa kecepatan dan jarak setelah 8 detik?
  • Diketahui: v₀ = 0 m/s, a = 3 m/s², t = 8 s
  • Kecepatan: vₜ = v₀ + at = 0 + 3×8 = 24 m/s
  • Jarak: s = v₀t + ½at² = 0 + ½×3×64 = 96 m

Contoh 2: Mobil Direm

  • Mobil melaju 20 m/s lalu direm dengan perlambatan 4 m/s². Berapa jarak pengereman sampai berhenti?
  • Diketahui: v₀ = 20 m/s, vₜ = 0, a = -4 m/s²
  • Pakai: vₜ² = v₀² + 2as → 0 = 400 + 2(-4)s → s = 400/8 = 50 m